Yayasan Asasi Indonesia Adakan Halal Bihalal Pasca Idul Fitri di SIT Gema Nurani

Ilyas Kusuma Winata | 2025-05-09

Halal Bihalal adalah sebuah istilah yang telah lama digunakan oleh masyarakat Indonesia ketika bertemu kembali setelah Hari Raya Idul Fitri selesai. Berawal sejak awal kemerdekaan Indonesia dimana kegiatan ini bertujuan agar satu sama lain bisa saling memaafkan atas kesalahan yang telah lalu, dan makin memperkuat persaudaraan.

 

SIT Gema Nurani melakukan hal yang sama ketika mereka masuk sekolah kembali setelah libur panjang pasca Idul Fitri. Tidak hanya siswa, melainkan juga semua guru, dan para staf sekolah pun turut serta dalam acara ini. Acara ini berlangsung pada hari Selasa, 8 April 2025 bertempat di Masjid Raya Ulul Albaab, yaitu masjid sekolah SIT Gema Nurani. Seluruh murid, staf, dan guru masuk seperti biasa pukul 06.30 WIB untuk melakukan absen sebelum diarahkan untuk menuju masjid tempat berlangsungnya acara yang kemudian dimulai tepat pukul 06.45 WIB.

 

Seluruh civitas sekolah sangat senang bisa kembali beraktifitas, dan bertemu teman-teman setelah libur panjang bersama keluarga. Kegembiraan ini sesuai dengan makna bahagia atas rahmat yang Allah berikan yaitu berupa hari raya setelah satu bulan menjalankan puasa.

 

Acara dimulai dengan pembukaan oleh Ustad Fachruddin yang kembali mengingatkan tentang kembali fitri setelah berpuasa dan pentingnya silaturahmi kepada sesama. Acara dilanjut dengan murojaah surat Al Alaq beserta artinya. Dilanjut dengan sambutan dari pemimpin Yayasan Asasi Indonesia, Bapak Haikal yang dengan penuh senyuman menyambut anak didik beserta seluruh guru dan staf kembali ke sekolah SIT Gema Nurani tercinta. Acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Ibunda Asmida yang menyampaikan banyak hal terkait harapan bagi siswa kedepannya, juga pesan-pesan agama yang menyejukkan. Penutupan acara dilakukan dengan doa bersama untuk meminta agar kegiatan sekolah yang akan dimulai kembali bisa berjalan lancar sesuai yang diharapkan. Acara terakhir yaitu musafahah atau berjabat tangan oleh seluruh civitas sekolah. Barisan bagi laki-laki dan perempuan dipisah, baik untuk murid, staf, maupun guru. Acara ramah tamah dilanjut di kelas masing-masing bersama teman dekat dan wali kelas masing-masing.

 

Semangat bersilaturahmi semacam ini akan terus dilestarikan oleh SIT Gema Nurani sebagai bentuk persaudaraan yang kuat. Saling memaafkan agar dalam berlangsungnya kegiatan sekolah bisa berjalan dengan baik disertai perasaan yang nyaman tanpa beban dendam.

 

Tradisi Halal Bihalal sendiri sudah dilakukan sejak awal kemerdekaan. Kegiatan positif yang akhirnya menjadi budaya yang dilakukan di seluruh Indonesia ini juga dinilai memiliki dampak positif untuk menjaga kerukunan beragama dan bernegara, sehingga terus dilestarikan, dan di beberapa daerah memiliki tradisi silaturahmi mereka sendiri sebagai ciri khas.

 

SIT Gema Nurani selaku salah satu Sekolah Menengah Atas terbaik di Kota Bekasi juga perlu menerapkan tradisi ini terus agar sekolah tidak menjadi tempat yang menakutkan bagi siswa, tetapi juga menjadi keluarga baru, dimana siswa dapat tumbuh menjadi insan yang berakhlak mulia, dan cerdas bagi masa depan Bangsa Indonesia.

 

Acara Halal Bihalal ini berlangsung tertib dan nyaman bagi semua pihak. Seluruh civitas pulang sekolah seperti biasanya setelah acara tersebut, namun kegiatan belajar mengajar masih belum berjalan efektif pada hari Halal Bihalal dilaksanakan.

 

SIT Gema Nurani ingin agar setiap civitas sekolah bisa menikmati momen bersama terlebih dahulu sebelum keesokan harinya barulah kegiatan belajar mengajar seperti biasa dimulai kembali dengan semangat yang penuh untuk menimba Ilmu Allah SWT.

`