Ilyas Kusuma Winata | 2025-03-06
Bulan Ramadan adalah bulan suci dimana umat Islam diwajibkan untuk berpuasa selama sebulan penuh.
Hal ini sering kali menjadi kendala bagi mereka yang tidak terbiasa menjalankan puasa sunnah di luar bulan puasa karena dengan dibatasinya jam makan dan minum akan langsung menurunkan performa tubuh, khususnya bagi anak sekolah. Kondisi ini membuat anak-anak kesulitan menerima pelajaran di sekolah karena rasa lapar dan haus, ditambah apa yang dikonsumsi saat sahur hanya sebatas mengisi perut tapi tidak memikirkan gizinya.
Berikut ini jenis makanan dan minuman yang dapat membantu anak tetap kuat dan tajam dalam berpikir selama berpuasa.
1. Makanan tinggi protein.
Makanan yang mengandung protein tinggi sangat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama dibandingkan dengan karbohidrat. Protein juga dibutuhkan tubuh secara umum untuk meningkatkan performa seluruh organ tubuh termasuk otak agar berfungsi dengan baik walaupun dalam keadaan berpuasa. Mengkonsumsi protein dalam jumlah cukup saat sahur akan membuat tubuh tetap kuat selama berpuasa, dan kinerja otak tetap baik agar anak dapat menerima pelajaran di sekolah.
2. Makanan dan minuman tinggi gula
Gula merupakan energi sederhana yang akan dengan cepat habis. Dampak utama dari makanan atau minuman tinggi gula adalah tubuh akan langsung lemas dalam beberapa jam saja akibat lonjakan singkat energi di awal tadi. Dengan mengurangi hal ini saat sahur akan membuat tubuh beradaptasi dengan cepat dalam kondisi berpuasa. Anak akan tidak mudah merasa lemas, dan tetap bisa menjalankan aktivitasnya selama berpuasa.
3. Konsumsi Suplemen Multivitamin dan Mineral
Vitamin sangat diperlukan untuk menjaga setiap organ tubuh bekerja dengan optimal. Mineral juga diperlukan terutama untuk menjaga cairan tubuh tetap stabil dan fungsi kerja otak tetap optimal. Kombinasi keduanya membuat anak tetap dalam kondisi prima selama berpuasa. Para orang tua sebaiknya jangan meremehkan kekurangan vitamin dan mineral pada anak karena hal ini dapat membuat pertumbuhan anak terganggu, dan proses belajarnya jadi sulit akibat otaknya kurang optimal dikarenakan kekurangan vitamin dan mineral tadi.
4. Cukup minum air putih saat sahur.
Salah satu kesalahan saat sahur adalah tidak minum dalam jumlah yang cukup. Ketika bangun tidur untuk sahur tubuh mungkin tidak merasa haus, namun jika tidak dipaksa untuk tetap minum dalam jumlah yang cukup saat sahur, maka konsentrasi dan kekuatan tubuh akan menurun drastis ketika berpuasa. Jumlah air yang direkomendasikan untuk dikonsumsi adalah sekitar 20-40 ml air per berat badan. Jika selama berpuasa nanti akan banyak aktivitas fisik, maka sebaiknya konsumsi air yang lebih banyak ketika sahur agar tetap terhidrasi selama berpuasa.
Tidak berlebihan makan dan minum saat sahur akan membuat tubuh tetap optimal selama berpuasa. Jika berpikir makan sekenyang mungkin dan minum sebanyak mungkin saat sahur agar tidak lemas ketika berpuasa adalah sebuah kesalahan. Berlebihan dalam makan dan minum saat sahur hanya akan membawa dampak negatif bagi tubuh seperti rasa mengantuk, lelah, dan perut tidak nyaman akibat terlalu penuh.
Dengan membiasakan semua ini sebelum masuk bulan Ramadan akan membuat puasa di bulan Ramadan lebih mudah, seperti biasa melaksanakan puasa sunah, atau melakukan diet jendela makan lebih dari 12 jam sehari.
Semakin dalam pemahaman tentang apa yang dikonsumsi oleh anak akan membuat performa mereka bagus di sekolah. Hal ini akan berpengaruh besar terhadap nilai akademis, maupun nilai non-akademisnya.
Ilyas Kusuma Winata | 2025-03-06
Ilyas Kusuma Winata | 2025-03-06
Ilyas Kusuma Winata | 2025-03-06